BERAU – Komunitas Ngapak (Kompak) Kabupaten Berau tak hanya hadir menghibur masyarakat melalui kesenian angklung Bawor. Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Berau, komunitas ini turut menyampaikan pesan kepedulian terhadap kesehatan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui aksi dan kegiatan yang dilakukan bersama masyarakat, Kompak mengajak warga meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
“Tidak hanya menghibur masyarakat Berau dengan kesenian angklung Bawor, kami dari Komunitas Ngapak juga turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran diri terhadap kesehatan di tengah kondisi Berau yang sedang tidak baik-baik saja,” demikian pesan yang disampaikan komunitas tersebut.
Selain persoalan kesehatan, Kompak juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau. Warga diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, termasuk membakar sesuatu secara sembarangan.
Kesadaran terhadap potensi penyebab kebakaran dinilai penting, mulai dari penggunaan listrik hingga aktivitas pembakaran yang tidak terkendali. Kondisi musim kemarau dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran dan memperburuk dampak kabut asap.
Karena itu, Kompak mengajak seluruh masyarakat Berau untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, serta tetap memperhatikan kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.
“Pray for Berau.”
