JAKARTA, 30 September 2026 — Arus peti kemas yang ditangani PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Januari–Agustus 2026. Volume pelayanan peti kemas tercatat mencapai sekitar 2,51 juta TEUs, meningkat 8,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas bongkar muat dan pergerakan barang melalui terminal peti kemas, baik untuk kegiatan ekspor, impor maupun distribusi domestik

Pada Agustus 2026 saja, IPC TPK mencatat arus peti kemas sekitar 339.359 TEUs, atau meningkat sekitar 10,3 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.

Peningkatan arus peti kemas menjadi salah satu indikator penting bagi aktivitas perdagangan dan logistik nasional. Pertumbuhan volume tersebut juga menunjukkan semakin tingginya kebutuhan terhadap layanan terminal, transportasi darat, serta rantai pasok yang terhubung dengan pelabuhan.

Di tengah peningkatan aktivitas tersebut, efisiensi pelayanan terminal dan kelancaran arus barang menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing logistik Indonesia. Digitalisasi pelayanan, optimalisasi fasilitas terminal, serta koordinasi antara operator pelabuhan, perusahaan pelayaran, Bea Cukai, dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran ekspor-impor.

Pertumbuhan arus peti kemas ini sekaligus menjadi perhatian bagi pelaku usaha karena peningkatan volume barang membutuhkan kesiapan kapasitas terminal dan konektivitas logistik agar tidak menimbulkan kepadatan maupun peningkatan waktu tunggu.

Dengan tren pertumbuhan tersebut, perkembangan arus peti kemas hingga akhir 2026 akan menjadi salah satu indikator yang dapat menggambarkan dinamika aktivitas perdagangan melalui pelabuhan Indonesia.(*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!