INFOBERAUKU — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Berau terus bergerak memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat di tengah kondisi siaga dan penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Ketua PMI Berau, Najemuddin, mengatakan PMI sejak awal meningkatnya dampak asap Karhutla terus berupaya hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan kesehatan, perlindungan dari paparan asap, hingga dukungan air bagi petugas di lapangan.
“Sejak awal, PMI terus berkomitmen untuk hadir dan bergerak memberikan pelayanan kemanusiaan,” ujar Najemuddin saat dikonfirmasi, Sabtu (19/09/2026).
Menurut Najemuddin, salah satu bentuk pelayanan yang dilakukan PMI Berau adalah menghadirkan Rumah Oksigen sebagai fasilitas bagi masyarakat yang mengalami keluhan atau membutuhkan dukungan oksigen akibat paparan asap Karhutla.
Selain pelayanan tersebut, PMI Berau juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat maupun kelompok yang tetap beraktivitas di wilayah terdampak asap. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurangi risiko paparan asap yang dapat berdampak terhadap kesehatan.
Namun, pelayanan PMI Berau tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan. Najemudin menyebut PMI juga memberikan dukungan water supply atau suplai air untuk mendukung kebutuhan petugas pemadam melalui pelayanan di Pos Terpadu Sambaliung.
“Kami tidak hanya fokus pada pelayanan kesehatan melalui Rumah Oksigen dan pembagian masker, tetapi juga membantu kebutuhan air melalui pelayanan water supply di Pos Terpadu Sambaliung,” jelasnya.
Najemuddin menegaskan, PMI Berau akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat selama dampak Karhutla masih dirasakan. Pelayanan kemanusiaan, menurut dia, menjadi bagian dari upaya PMI untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat asap.
Di tengah kondisi udara yang terdampak asap, Najemuddin juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan. Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, serta memastikan kebutuhan air minum tetap tercukupi.
“Kalau mengalami keluhan seperti sesak napas, batuk berat, pusing, atau keluhan kesehatan lainnya, segera mendapatkan pertolongan medis,” pesannya.
PMI Berau, lanjut Najemuddin, akan terus bergerak bersama masyarakat dan berbagai pihak terkait dalam memberikan pelayanan kemanusiaan selama masa siaga dan penanganan dampak Karhutla.(*)
Editor : Dimas
