BERAU — Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah milik seorang lansia bernama Muncit (74) di Kampung Biatan Ilir RT 001, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Minggu (11/10/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp70 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Berdasarkan keterangan Polres Berau, api diduga berasal dari tungku memasak yang ditinggalkan saat pemilik rumah pergi mandi ke sungai.

Insiden itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Selfika. Saat keluar rumah, ia melihat kepulan asap tebal muncul dari kediaman korban. Menyadari adanya kebakaran, Selfika segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Abdul Hafid bersama warga lainnya bahkan mendobrak pintu rumah untuk membantu mengatasi kobaran api.

Personel Pos Polisi Biatan dari Polsek Talisayan bersama satu unit armada pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi sekitar pukul 14.15 WITA. Petugas bersama warga melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 WITA.

Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu aktivitas memasak yang ditinggalkan pemilik rumah.

“Penyebab timbulnya api berasal dari tungku memasak yang ditinggal oleh pemilik rumah. Saat kejadian, pemilik rumah sedang pergi mandi ke sungai,” ujar AKP Suradi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, rumah korban mengalami kebakaran dengan taksiran kerugian materiil mencapai Rp70 juta.

Saat ini, lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan pengamanan. Unit Reskrim Polsek Talisayan masih menangani kasus tersebut guna melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar memastikan tungku, kompor, dan sumber api lainnya benar-benar dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, guna mengurangi risiko kebakaran.(*)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!