INFOBERAUKU — Kualitas udara di wilayah pesisir Kabupaten Berau, khususnya Kecamatan Talisayan, menunjukkan kondisi yang perlu mendapat perhatian. Hasil pengukuran kualitas udara pada Jumat (18/9/2026) mencatat konsentrasi partikulat PM2.5 dan PM10 berada pada tingkat sangat tinggi di sejumlah titik.
Pengukuran dilakukan di empat lokasi, yakni Kampung Talisayan (Dumaring), Kampung Suka Murya, Kampung Purnasari Jaya, dan Kampung Sumber Mulya.
Di Kampung Talisayan (Dumaring), konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 213 µg/m³, sedangkan PM10 mencapai 509 µg/m³.
Kondisi lebih tinggi tercatat di Kampung Suka Murya, dengan PM2.5 sebesar 250 µg/m³ dan PM10 mencapai 637 µg/m³.
Sementara itu, di Kampung Purnasari Jaya, PM2.5 tercatat 248 µg/m³ dan PM10 mencapai 630 µg/m³. Sedangkan di Kampung Sumber Mulya, PM2.5 berada di angka 248 µg/m³ dengan PM10 mencapai 600 µg/m³.
Tingginya konsentrasi partikulat tersebut menunjukkan kondisi udara di sejumlah wilayah pesisir Berau perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang tetap melakukan aktivitas di luar ruangan.
PM2.5 merupakan partikulat berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Sementara PM10 juga dapat berdampak terhadap kesehatan apabila terhirup dalam konsentrasi tinggi.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau menjaga kondisi kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak diperlukan, serta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah.
Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan, perlu mendapat perhatian lebih selama kondisi udara memburuk.
Masyarakat juga diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara serta mengikuti arahan dari instansi terkait.
Dengan tingginya angka PM2.5 dan PM10 di empat titik pengukuran, kondisi kualitas udara di wilayah pesisir Berau, khususnya Kecamatan Talisayan, perlu menjadi perhatian bersama.(*)
